Selasa, 26 April 2011

Masa Abu-abu


Waktu itu tak singkat. Hampir tiga tahun, aku menjadi satu dengan masa abu-abu. Masa yang banyak orang bilang adalah masa yang paling menyenangkan, masa yang paling mengasikkan. Tak kubantah sedikitpun, masa abu-abulah yang untuk saat ini, membuatku merasakan hidup yang begitu banyak warna, tak hanya abu-abu, tapi biru, kuning, merah, bahkan mungkin dengan warna hitam. Entah, tak pernah kubayangkan, takdirku bertemu hidup semua temanku. Teman-teman yang selama ini menemaniku dan selalu ada untukku. Saat bahagia, bersama merekalah aku tertawa. Aku senang, mereka pun senang. Di tengah kesedihanku, hanya merekalah yang setia bertahan meminjamkan bahu untuk tempatku bersandar. Tempatku melepas semua isak tangis kesedihan yang menyesak dalam dada. Saat hatiku penuh bimbang untuk menentukan suatu pilihan, tanpa aku bertanya, mereka pun memberikan semua solusi yang kubutuhkan. Begitu membahagiakan ketika merasakan bahwa di dunia ini, kita tak hidup sendiri. Ada banyak orang yang dengan rela menjadikan kita sebagai bagian dari hidup mereka.
Terasa begitu cepat masa-masa indah itu berlalu. Baru bulan kemarin rasanya, aku dan semua teman seperjuanganku harus melewati hari2 MOS yang melelahkan. Hari itu, banyak kenangan dan cerita yang tak cukup rasanya untuk ditorehkan. Terpatri jelas dan tertanam dalam ingatan. Meski dengan kuat dan keras waktu pasti memisahkanku dengan semua itu, tapi jauh dalam ruang hati, tersimpan dan terkunci segala memori yang sarat keindahan itu.
Di dunia ini, segala pertemuan pastilah harus diakhiri dan ditutup dengan perpisahan. Pertemuanku dengan semua teman serta sahabatku di masa abu2 ini memanglah sebentar lagi akan diakhiri dengan perpisahan. Namun, keyakinan dalam jiwaku berbisik nyata bahwa perpisahan takkan pernah memutuskan segala ikatan pertemanan ataupun persahabatan yang sudah hampir tiga tahun lamanya dirajut dengan segala kasih dan ikhlas.
Sahabat, aku sayang kalian dan aku tahu, kalian pun sayang aku:’)
hehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar