Rabu, 27 April 2011

Creat Your Own Future

Hal-hal baru kudapatkan hari itu. Hari yang sungguh luar biasa dimana terungkap jiwa-jiwa yang luar biasa pula. Tak terelakkan oleh apapun dan siapapun, hari itu memang hari yang luar biasa.

Hari sabtu, tanggal 12 Februari 2011, seluruh keluarga besar kelas 12 SMA Negeri 1 Pekalongan disatukan dalam serangkaian acara menakjubkan. Seorang pribadi yang agung, Bapak Heppy Trenggono, beserta timnya yang solid dan hebat menyuguhkan kobaran-kobaran semangat untuk kami, para siswa kelas 12.

Pukul delapan pagi, sorak semangat para peserta mulai terdengar, meski pintu masuk belum dibuka. Riuh ribut para peserta yang sudah tak sabar untuk mengikuti acara itu menggemakan ruangan. Gedoran pintu yang keras terdengar silih berganti. “Buka! Ayo cepat buka!” peserta menjerit. Saat yang dinantikan pun tiba. Pintu dibuka dengan alot dan semua peserta barhamburan masuk ke dalam ruangan untuk mendapatkan tempat yang paling depan. Antusiasme sungguh tampak jelas. Semua tertawa, menari gembira, dan bersorak menikmati kebahagiaan.

Creat Your Own Future (CYOF) mentranformasi jiwa dan pikiran kami. Menyulut api energi yang lama tersembunyi di dalam diri kami dan semua energi pun ditumpahkan keluar saat itu. Aku bersama seluruh teman SIGMAku tak mungkin menyia-nyiakan kesempatan yang sangat langka kami temukan ini. Dengan kobaran semangat, kami lafalkan dan ikrarkan janji-janji kami untuk menjadi “penguasa” dunia. “Aku adalah salah satu ilmuwan dan dosen terhebat di Indonesia.” Begitulah anganku yang kusampaikan pada mereka. Tak hanya aku, bahkan semua temanku membeberkan semua angan mereka.

Semangat dan pikiran baru tumbuh menjalar dalam jiwa kami. Kami pun yakin, masa depan indah nan gemilang melekat erat dalam genggaman tangan. Tak ada lagi kata takut ataupun malu untuk bermimpi. Pak Heppy pun menanami pikiran kami dengan kata-katanya, “JANGANLAH PERNAH TAKUT KETIKA KITA BERMIMPI SETINGGI LANGIT DAN MIMPI KITA TIDAK TERWUJUD. NAMUN, TAKUTLAH KETIKA KITA MEMILIKI MIMPI YANG RENDAH DAN DENGAN MUDAH MIMPI ITU TERWUJUD.”

20.00 WIB, 12 Februari 2011

Dari dua ratusan anak yang mengikuti CYOF, kami dibagi menjadi kurang lebih dua puluh lima tim. Arahan serta petunjuk diberikan para pantia untuk kami. Permainan mengasyikkan telah dipersiapkan untuk kami. “Real Life Game”, mereka menyebutnya. Permainan itu memberitahu kami betapa susahnya mendapatkan uang dalam kehidupan yang sesungguhnya. Setiap tim diturunkan di suatu tempat untuk menjajakan barang dagangan yang diberikan oleh panitia. Berbagai pengalaman unik kami dapatkan malam itu. Namun, yang lebih bermakna adalah pelajaran luar biasa yang kami terima. Dalam kehidupan nyata, segalanya haruslah didapatkan dengan perjuangan dan usaha yang teramat keras. Tak hanya dengan menengadahkan tangan kita akan mendapatkan uang, tetapi dengan melewati berbagai tantangan serta cobaan yang pasti mengiringi setiap langkah kita. Pembekalan dan pembelajaran malam itu begitu berharga dalam hidup kami karena memang “real life” lah yang akan kita hadapi suatu saat nanti.

Minggu, 13 Februari 2011, Lapangan Brimob Pekalongan

CYOF berlanjut hingga hari ini.

Tak kalah luar biasa acara hari ini dengan kemarin. Yang paling membuat kami terkesan dan terkagum-kagum adalah ketika Pak Heppy datang beserta rombongan pengusaha dari Semarang dengan mengendarai helikopter pribadi milik Pak Heppy. Kami pun bersorak senang menyambut kedatangan beliau. Rasa gembira bercampur haru menyelimuti lapangan Brimob Pekalongan saat itu. Seperti terpecut kembali semangat kami ketika melihat buah kesuksesan Pak Heppy yang aku yakini sebagai hasil dari langkah pasti yang selama ini beliau titi dengan kekuatan jiwa dan hati.

19.00 WIB

Isak tangis pecah seketika memenuhi ruangan di penghujung acara. Tak terasa CYOF harus berakhir pada malam itu. Ucapan terima kasih serta permintaan maaf kepada setiap teman meluncur bersama air mata kesedihan. Seakan, kami tak rela untuk dipisahkan malam itu. Kami pun tak lupa untuk saling memberikan doa dan semangat kesuksesan. Pelukan erat persahabatan terjadi di setiap penjuru ruangan. “Kamu harus berjanji akan menjadi orang yang sukses suatu hari nanti.”

Sungguh tak pernah ingin kuhapus kenangan itu bersama kalian semua kawan. Kan kugenggam erat momentum indah ini dalam dekapan. Kita berjuang bersama dan aku yakin, kita pun akan sukses bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar